| ATSoft New Heart |
|
|
|
| Written by ATSoft |
| Sunday, 07 June 2009 22:53 |
|
Satu kata yang disepakati oleh seluruh umat manusia untuk dimilik. Manusia yang hidup seperti apapun kondisisnya, profesinya, dan bahkan agamanya, selalu bekerja dan berusaha dalam rangka mencari kebahagiaan. Seorang yang belajar mencari ilmu kemana-mana dengan mengorbankan segalanya ternyata juga mempunyai tujuan yang sama. Begitupun dengan seorang yang ahli ibadah yang ingin meninggalakan kehidupan dunia untuk semata-mata beribadah, juga bertujuan mendapatkan kebahagiaan. Namun ironis, kebanyakan manusia manusia masih saja tidak mengerti tentang substansi kebahagiaan. Saking tidak mengertinya, sering terjadi sesuatu yang paradoks. Misal, seseorang pemburu kebahagiaan berusaha mengejar kebahagiaan itu kemana-mana, namun ternyata kebahagiaan itu ada didalam dirinya. Yang lebih ironis lagi, kita sendiri sebagai pencari kebahagiaan seringkali mengorbankan kebahagiaan yang kita miliki ketika berusaha keras mencari kebahagiaan yang lain. Kita sering bersedih karena usaha yang kita lakukan tidak berhasil, bahkan sampai terkena depresi karena banyaknya masalah hidup yang yang harus kita hadapi. Padahal sebenarnya semua peristiwa itu dalam rangka mencari kebahagiaan. Oleh karena itu mengapa kita mengorbankan kebahagiaan yang sudah ada dengan kebahagiaan yang belum pasti? From" Don't Be Sad" 'Aidh bin Abdullah Al_Qarni
|
| Last Updated on Thursday, 13 August 2009 22:03 |